Virus Nipah Dibaw「Betting Platform Collection」a Kelelawar Buah, Seperti Apa Gejalanya?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Aplikasi judi sepak bola

Prof TrBetting Platform Collectioni dBetting PlBetting Platform Collectionatform Collectionalam keterangan persnya mengatakan bahwa antisipasi yang diperlukan untuk mencegah virus Nipah menjadi pandemi baru adalah dengan meningkatkan surveilans epidemilogi penyakit menular.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Ancaman virus Nipah sebagai pandemi baru di masa yang akan datang, menurut Pakar mikrobiologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK, harus segera diantisipasi.

Selain itu juga, perlunya untuk mulai melakukan penelitian dalam bidang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan penyakit infeksi virus nipah.

KOMPAS.com- Virus Nipah telah disebut dapat berpotensi menjadi pandemi baru. Penyakit zoonosis ini kembali ditemukan oleh peneliti Thailand pada Januari lalu yang diketahui kelelawar buah sebagai reservoir virus Nipah ini.

Prof Tri juga menyarankan surveilans epidemiologi untuk melakukan kegiatan analisis secara sistematis dan terus menerus terhadap penyakit atau masalah kesehatan.

"Pencegahan di sini termasuk pengembangan vaksin," kata Prof Tri menanggapi ancaman penyebaran virus Nipah.

Baca juga: [POPULER SAINS] Ancaman Virus Nipah | Suara Dentuman di Bali adalah Meteoroid

"Di antaranya melalui proses pengumpulan data, pengolahan dan penyebaran informasi epidemiologi kepada penyelenggara program kesehatan," jelas Prof Tri.

Selain itu, menganalisis kondisi yang dapat memengaruhi terjadinya peningkatan dan penularan penyakit atau masalah kesehatan tersebut agar dapat melakukan tindakan penanggulangan secara efektif dan efisien.

Baca juga: Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Virus Nipah atau NiV diketahui dibawa oleh kelelawar buah yakni spesies kelelawar Pteropus.