Mitos atau Fakta, 「Gambling Handicap」Kolagen Bermanfaat untuk Elastisitas Kulit dan Sendi?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Aplikasi judi sepak bola

DapatkaGambliGambliGambling Handicapng Handicapng Handicapn Gambling Handicapinformasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dalam penelitian, orang yang mengonsumsi kolagen selama beberapa bulan, memang terlihat ada perbaikan pada keriput dan kulit kering.

Efek kehilangan kolagen karena usia bisa menyebabkan kulit kendur, garis-garis halus, dan kerutan. Selain itu juga sendi rusak dan menjadi lebih rentan mengalami radang sendi dan cedera.

KOMPAS.com - Kolagen adalah protein paling melimpah di dalam tubuh kita, terhitung sekitar sepertiga dari komposisi protein di dalam tubuh.

Meski demikian, Saedi memperingatkan bahwa datanya masih sangat lemah. Menurutnya, perawatan dermatologis lain memiliki lebih banyak bukti yang mendukung dalam meningkatkan produksi kolagen, termasuk Retin-A dan laser resurfacing.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Makan Apel Tiap Hari Mengurangi Kunjungan ke Dokter

Kolagen adalah pondasi utama bangunan tulang, kulit, otot, tendon, dan ligamen. Kolagen juga ditemukan di banyak bagian tubuh lainnya, termasuk pembuluh darah, kornea, dan gigi.

Namun, benarkah suplemen kolagen dapat membantu menjaga kulit awet muda dan mengobati radang sendi?

"Jika Anda menanyakan pertanyaan ini 3 atau 4 tahun lalu, orang akan berkata 'Ini tidak masuk akal,'" kata Saedi.

Kolagen mengaktifkan sel yang disebut fibroblas di kulit, yang memicu produksi kolagen, serta elastin, protein yang membuat kulit lebih elastis.

Bisa dibilang, kolagen adalah perekat yang menyatukan semua hal tersebut. Sesuai arti kolagen yang berasal dari kata Yunani “kólla,” yang berarti lem.

Tak heran jika kolagen semakin popular dan menjadi industri yang terus berkembang. Berbagai merek suplemen kolagen ditawarkan dengan harga cenderung tinggi untuk menjaga elastisitas kulit dan kesehatan sendi.

Namun, menurut Nazanin Saedi, MD, profesor dan direktur Pusat Bedah Laser dan Dermatologi Kosmetik Jefferson di Philadelphia, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen semakin berkurang.

Kolagen alami kita membuat kulit kita kenyal dan tampak awet muda. Mungkinkah kolagen yang dikemas dalam botol bisa melakukan hal yang sama?

Baca juga: Mitos atau Fakta: Karbohidrat Bikin Berat Badan Naik?

"Tapi, dengan semakin banyaknya data yang muncul, para peneliti melihat bahwa memang ada peningkatan kualitas kulit."